Bukan Lionel Messi, kesempatan ini juru selamat Barcelona ialah hak merek

Bukan Lionel Messi, kesempatan ini juru selamat Barcelona ialah hak merek Marc-Andre ter Stegen. Si penjaga gawang lakukan pengamanan cemerlang saat melawan Elche.


Barcelona bertamu ke Elche di Stadion Martínez Valero https://patendo.com/contoh-kasus-hak-merek/ hak merek , Minggu (24/1/2021) dalam kelanjutan Liga Spanyol. Barcelona sanggup bawa pulanng tiga point.


Blaugrana menang 2 gol tanpa balas, melalui hak merek Frenkie de Jong di set pertama dan Riqui Puig menjelang pertandingan buyar. Walau tanpa Lionel Messi, Barca masih tampil sangar!


Barcelona memimpin pertandingan dengan kepenguasaan bola unggul jauh, 66 % sebanding 34 %. Tembakan on sasaran Barcelona semakin banyak hak merek delapan sebanding empat.


Pelatih Barcelona, Ronald Koeman ada satu nama penting dari kemenangan Barcelona atas Elche. Ia ialah penjaga gawang Marc-Andre ter Stegen!


Pada awal set ke-2 , Samuel Umtiti lakukan kekeliruan dengan mengirim bola dari segi sayap kiri ke lapangan tengah. Ronald Araujo dan Oscar Mingueza berada di sana, tetapi bola begitu perlahan sampai dapat dipotong oleh Emiliano Rigoni.


Rigoni lalu lari ke kotak penalti musuh. Lantas bertemu satu musuh satu dengan Marc-Andre ter Stegen. Si penjaga gawang maju tutup ruangan tembak.


Rigoni selanjutnya melepaskan tendangan mencatatr menuju kanan Marc-Andre ter Stegen. Mujur, si penjaga gawang membacanya dan sanggup buka kakinya lumayan lebar hingga bola sanggup tertepis.


Ronald Koeman menyanjungnya. Karena jika Barcelona kecolongan, karena itu dapat beda narasi.


"Ter Stegen sangatlah baik pada kondisi satu musuh satu. Untungnya kami mempunyai kiper yang baik, sebab team musuh bisa menyamai posisi," kata Koeman dikutip dari Marca.


"Itu kesempatan paling besar mereka sebab kekeliruan kami. Ter Stegen sanggup tampil cemerlang untuk memutusnya," sambungnya.


Hasil itu membuat Barcelona sesaat menempati di rangking ke-3 Klassemen Liga Spanyol dengan 37 point dari hasil 19 pertandingan. Beda tiga point dari Real Madrid dan 10 angka darii Atletico Madrid di puncak (apa lagi Atletico Madrid punyai satu pertandingan belum dimainkan).


Barcelona dalam trend yang manis. Barcelona telah memenangkan empat aksinya beruntun di Laliga!


"Kami lagi coba memenangkan titel juara, walaupun Atletico masih kuat," tutup Koeman.


Keadaan keuangan Barcelona makin mencemaskan. Kecuali di tingkat kemunduran, Blaugrana masih tetap punyai hutang ke beberapa club. Duh!

Barcelona sudah melaunching neraca keuangan club belakangan ini. Laporan itu memperlihatkan keadaan keuangan Los Cules yang dililit banyak hutang sampai capai 1.173 juta euro (sejumlah Rp 20 triliun).


Hutang-hutang yang membelit Barcelona tidak terlepas dari kesetidakimbangan neraca keuangan club. Barcelona mendapatkan penghasilan sebesar 855 juta euro (Rp 15 triliun) sejauh musim kemarin, lebih rendah dari pengeluarannya yang capai 955 juta euro (Rp 16,3 triliun).


El Mundo menyampaikan kabar, 730 juta euro hutang Barcelona jatuh termin dalam periode pendek. Lebih memprihatinkannya kembali, 266 juta euro hutang club Catalunya itu harus dibayar ke bank saat sebelum 30 Juni 2020.


Barcelona dijumpai masih berutang juga dengan 19 club yang jual pemainnya ke Camp Nou. Hutang-hutang itu mencakup beberapa biaya tambahan yang perlu dibayar Blaugrana ke tim-tim itu.


Barcelona mempunyai hutang paling besar berkaitan pembelian pemain ke Liverpool. Los Cules harus membaayarkan keharusan sebesar 29 juta euro, sebagai salah satunya persetujuan tambahan pembelian Philippe Coutinho pada 2018.


Kecuali Liverpool, Barcelona masih tetap mempunyai hutang 16 juta euro ke Ajax Amsterdam untuk pembelian Frenkie de Jong, dan hutang 3,7 juta euro ke Juventus untuk transaksi bisnis ganti guling Miralem Pjanic dan Arthur Melo.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Martin Odegaard bukan pemain pertama yang wajib tinggalkan branding

Manchester United sekarang tengah berkompetisi dalam peluang usaha

AC Milan kembali ada pada kondisi yang susah menjelang nama perusahaan